Plugin DB Cache Reloaded
1. Aktifkan plugin kemudin masuk di Settings → DB Cache Reloaded
2. Pada halaman configuration, centang option enable untuk mengaktifkan plugin ini. Kamu tidak perlu mengubah settingan apapun selain option enable.
![]() |
| Add caption |
Plugin WP Super Cache
1. Aktifkan plugin kemudin masuk di Settings → WP Super Cache
2. Pada halaman WP Super Cache Status, pilih option ON WP Cache and Super Cache enabled.
3. Centang option Mobile device.
4. Klik button update status.
5. Akan muncul rule apache yang harus kamu masukkan ke dalam file .htaccess. Simpan rule tersebut di atas rule apache wordpress. (Rule dimulai dari # BEGIN WPSuperCache … sampai # END WPSuperCache. Rule untuk dalam folder cache tidak perlu dimasukkan, jika install pluginnya berjalan lancar rule folder cache itu akan otomatis terbentuk.)

6. Pada settingan Super Cache Compression, pilih opsi Enabled.
7. klik button update compression. Selesai.
Jika cara setting plugin WP Super Cache dan DB Cache Reloaded ini berhasil, kamu bisa lihat perubahan waktu load situs kamu dengan menekan CTRL+U (Page Source). Waktu load akan tertulis di bagian paling bawah. Untuk melihat berapa query yang diminta pada database dalam satu halaman blog, kamu bisa pasang kode di footer.php theme wp kamu. Semakin kecil permintaan query berarti semakin bagus. Selamat mencoba sob!
Please Note:
Sorry sob, saya nggak bisa bahas plugin WordPress lainnya yang sejenis, soalnya setelah saya membandingkan dengan yang lainnya, gabungan kedua plugin ini lebih memberikan waktu dan permintaan query yang lebih sedikit. Silahkan bereksperimen sendiri

Tidak ada komentar:
Posting Komentar